Duka dan doa

Kadang doa dan kata-kata bijak terasa tak relevan. Ketika terungkap saat hati tengah berduka sangat. Terucap deras dari beragam mulut, jangan begitu, harus begini, tidak baik seperti itu, sabarlah, ikhlas, ingat Tuhan, tak ada yang abadi di dunia ini, doakan, mohon ampun, mohon perlindungan.

Tidakkah kita melihat apa yang sedang terjadi? Kenapa kita begitu cepat mengucap sesuatu yang lekat di benak karena tradisi? Yang terucap itu, apakah untuk sang berduka, atau lebih untuk menghibur diri sendiri?

Sikap semu yang cerdik mengilusikan keberserahan diri. Mengalihkan pandangan dari yang sebenarnya ada. Menyeret kita secara prematur untuk bergerak menjauh. Merasa inilah tindakan patut.

Padahal mungkin kita saja yang tidak tahan menatap duka, karena memang tak nyaman. Tidak nyaman melihatnya, lebih tidak nyaman lagi dengan (memori saat) merasakannya. Emosi tertepikan yang tak pernah diinginkan.

Bisa jadi kitalah yang perlu lebih bersabar. Ikhlas berdiri setia di hadapan duka yang teramat dalam. Diam tanpa terbumbui kata bijak atau bahkan doa yang dihulurkan oleh moyang yang agung, dengan segala rasa hormat. Sekedar mengada secara paripurna.

Duka itu ingin diakui dan ditemani. Yang ia butuh hanyalah waktu dan kehadiran kita yang sahaja. Duduklah sebentar dalam hening di hadapannya. Pandang apa adanya dengan hati. Ia punya banyak cerita bijak dan menyentuh untuk dibagi.

Siapa tahu, lambat laun ia pun akan terurai dan mengungkap keindahan sejati. Yang sebenarnya ada dalam dirimu dan diriku.

Saat itu, mungkin telinga kita bisa mendengar, bahwa duka pun adalah doa. Ekspresi jujur tanpa malu-malu, suntingan atau dandanan, dari relung hati terdalam. Hadir untuk mengingatkan kita akan diri. Salaam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s