Daily Archives: September 26, 2016

Ibu Lumrah

img_5683-3

Pada suatu masa, hiduplah seorang ibu bernama Lumrah. Perawakan Bu Lumrah sedang; Tidak besar, tidak pula kecil. Agak sekel, kalau kata warga dusun. Ia dikenal sumringah, gesit, dan ringan tangan. Ibu Lumrah kerap tampak meluncur ke sana ke mari dengan baju lurik dan jariknya, tanpa alas kaki; menyapa ramah dan berbincang dengan warga. Kalau sedang tak berkeliling, Ibu Lumrah berdiam di rumahnya, seraya bebersih, mengurus ladang, atau menemani tamu yang mampir di warung teras rumahnya.

Ibu Lumrah tinggal di dusun Nengah – di dataran berhawa sejuk di pusat pulau, dikelilingi bongkahan gunung hijau menjulang megah. Warganya tidak terlalu banyak. Tapi mereka praktis memenuhi segala kebutuhannya, berkat kekayaan alam sekitar, kemampuan masing-masing warga, dan hidup saling memperhatikan dan salng bantu yang demikian mengakar di dusun itu. Continue reading