Dengan Nama-Nya

#kadangTuhan mengajak menyimak suasana batin, mengingatkan bagaimana berkarya dengan Nama-Nya yang Maha Pengasih, Maha Penyayang melalui cara begini:

Keponakan, dua tahun, berlari-lari kecil keluar dari kamar tidur. Rupanya Ibunya meminta dia untuk mengambi bantal di ruang keluarga.

“Dua bantal ya,” ujar sang ibu.

Si ponakan mengambil satu bantal sambil berlari riang masuk ke kamar.

Ibu memintanya mengambil satu bantal lagi.

Ponakan kembali berjingkat dengan senyum lebar dan mata berbinar — setengah berlari ke ruang keluarga, mengambil satu bantal yang ukurannya mungkin setengah dari tinggi badannya, dan berlari dengan semangat kembali ke kamar tempat Bunda berada.

Saya yang sedang duduk menghadap komputer saya di ruang keluarga menyaksikan peristiwa itu. Kebayang tidak, diminta bolak balik mengambil bantal saja bisa heboh seriang itu?

Batin bergumam, “Kapan terakhir kali saya mengerjakan sesuatu dengan semangat dan sukacita sepenuh jiwa raga seperti itu?”

Terima kasih sudah mengingatkan saya akan Cinta yang demikian ringan. Merasakan hangat kegembiraan dan cengiran spontan. Melihat segala hal dalam hidup–hingga yang terasa kecil sekalipun–sebagai permainan yang mengasyikkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s