kisruh


heran
kenapa rasa bisa demikian keruh?
lagi dan lagi
ini bukan kali pertama
atau keseribu kali pun

padahal aku paham
rasa ini sejatinya bening
tetapi kenapa
kekeruhan terus menyeruak
menutupi segala kebeningan

langkah jadi terasa canggung
ada dorong, ada tarik
ada melaju, ada menahan
kontradiksi berkecamuk dalam diri
ragu, takut, ingin, gagu, senang
campur aduk
dengan semua pakem dan pandangan
yang terlanjur tertancap dalam diri

boleh gak sih
langsung saja ke beningnya
gak ribet lagi dengan kekeruhan
yang aku tahu hanya ilusi
kisruh tau!
baik di benak maupun di badan

ya ya aku paham
kamu juga pernah bilang
“This too is Life”
Nama sama dengan ekspresi berbeda
ekspresi pada ekstrem lain dari suatu hal hakiki

aku ingin mengayun
ke ekstrem satunya lagi
yang murni hakiki
dan bermukim
di situ
dan
berekspresi
dengan bening utuh

amin.

ps: respon pun muncul: tunggu saja. dalam diam. [postingan selanjutnya].

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s