Category Archives: truth

diam

beragam keresahan, ketidakpastian, dan pertanyaan muncul akhir-akhir ini. semua tertanggapi dengan sapaan tunggal: berdiamlah. bersimpuh dan menghadap kepadanya. lepas segala upaya, tanya, dan bahkan asa . diam. tenang. jatuhkan diri dalam cinta. jadikan keseluruhanmu pendengaran, seperti yang rumi sarankan.

Continue reading

titipan


“ada titipan dari leluhur. turun temurun dari garis martriakal. aku kok merasa ini agak membebanimu,” ucap teman tiga minggu lalu. aku terdiam. aku tahu pernyataan itu ada benarnya. kamu sudah mulai menyapaku secara lebih terang. demikian awal babak baru pembicaraan kita.

kenapa sekarang? satu-satunya penjelasan adalah bahwa semua akan terjadi pada waktunya. begitu pula penyadaran ini. saat ini, aku sudah bisa duduk tenang untuk mendengar dan berbincang. aku sudah mulai paham bahwa yang tadi terasa membebani itu bukan beban. alih-alih, itu caramu membantuku tergerak mendekat.
Continue reading